ORIGINAL ARTICLE

Leaflet and pocketbook as an education tool to change level of dental health knowledge

Deli Mona , Femy Witrihezly Azalea

Deli Mona
Dentistry of Andalas University. Email: delimonarcz@gmail.com

Femy Witrihezly Azalea
Dentistry of Andalas University
Online First: October 03, 2018 | Cite this Article
Mona, D., Azalea, F. 2018. Leaflet and pocketbook as an education tool to change level of dental health knowledge. Bali Medical Journal 7(3). DOI:10.15562/bmj.v7i3.1172


Introduction: Dental caries is a dental problem that often arises in children. One of the factors that affect higher oral health problem is a behavioral factor associated with its children knowledge about oral health, so it is important to educate children to increase their knowledge that will change their behavior in a positive direction.  The purpose of this study is to determine the differential effect of dental health education with leaflet and pocketbook in third-grade students.

Method: This type of research is Quasi-Experimental with the method that used in this study is non-equivalent control group design. Samples were taken using a quota sampling technique. Samples were taken from the health service of Padang city in 2014 that showed both of the elementary school (ES) ( ES 17 and ES 20) have the highest oral health problem. Total samples are 40 children, 20 children of ES 17 and 20 children of ES 20. Both groups were given a pre-test and then at ES 17 given education with media leaflet and at ES 20 class with the pocketbook. Post-test was done on day seven after giving education. This study used a  dependent sample t-test and independent sample t-test (p<0.05).

Result: Statistical analysis showed increasing knowledge significantly, the value before and after the given education used leaflet and pocketbook with the significant value of p=0.000 (p<0.05). There is different between both media in increasing knowledge, with the significant value of 0.003(p>0.05). The Leaflet shows an increase of knowledge is greater than the use a pocketbook.

Conclusion: Leaflet is an effective media to increase oral knowledge of dental health.

References

Kwan SYL, Petersen PE, Pine CM, Borutta A. Health-promoting schools: an opportunity for oral health promotion. Bulletin of the world health organization. 2005;83(9):677-85.

Fejerskov O, Kidd E. Dental caries: the disease and its clinical management. UK: Blackwell Munksgaard; 2009.

Departemen Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar Nasional. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2007.

Dinas Kesehatan Kota Padang. Laporan pelayanan program kesehatan gigi dan mulut puskesmas kota Padang. Padang: DKK Padang; 2014.

Suwelo IS. Karies gigi pada anak dengan berbagai faktor etiologi. Jakarta: EGC; 1992.

Widayati N. Faktor yang berhubungan dengan karies gigi pada anak usia 4-6 tahun. Jurnal berkala epidemiologi. 2014;2(2):196-205.

Nurhidayat O, Tunggul E, Wahyono B. Perbandingan media power point dengan flipchart dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Unnes Journal of Public Health. 2012;1(1):32-5.

Sari EK, Ulfiana E, Dian P. Pengaruh pendidikan kesehatan gosok gigi dengan metode permainan simulasi ular tangga terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan aplikasi tindakan gosok gigi anak usia sekolah di SD wilayah Paron Ngawi. Jurnal Keperawatan Unair. 2002;2(10):101-11.

Mashabi NAA, Djoharnas H, Darwita RR. Hubungan antara status gizi dengan karies gigi pada murid-murid di sekolah dasar Kecamatan Karangantu. Journal of Dentistry Indonesia. 2005;12(1):5-9.

Gunarsa SD. Dasar dan teori perkembangan anak: Jakarta; 2008.

Sakinatun S. Perbedaan Efek Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut antara Media Berbasis Komputer dengan Lembar Balik pada anak usia 7-8 tahun. [Skripsi] Jakarta Universitas Indonesia. 2013.

Suparno P. Teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius; 2001.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2012.

Herijulianti E, Indriani TS, Artini S. Pendidikan kesehatan gigi. Jakarta: EGC; 2001.

Sudono A. Sumber belajar dan alat permainan untuk pendidikan anak usia dini: Grasindo; 2000.

Suiraoka IP, Supariasa IDN. Media pendidikan kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2012.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta; 2005.

Sadiman AS, Raharjo, R H. Media pendidikan pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada; 2005.

Muhson A. Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia. 2010;8(2).

Notoatmodjo S. Ilmu kesehatan masyarakat prinsip-prinsip dasar. Jakarta: Rineka Cipta; 2003.

Supardi S, Sampurno OD, Notosiswoyo M. Pengaruh metode ceramah dan media leaflet terhadap perilaku pengobatan sendiri yang sesuai dengan aturan. Bulletin penelitian kesehatan. 2002;30(3):128-38.

Mubarak, Iqbal W. Promosi kesehatan sebuah pengantar proses belajar mengajar dalam pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2007. 30 p.

Aini F. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Media Booklet Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Santri tentang Kesehatan Reproduksi di Pesantren Darul Hikmah dan Pesantren Ta’dib Al-Syakirin di Kota Medan Tahun 2010. 2011.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2005.

Dahlan S. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Jakarta; Salemba Medika;2008.

Dale E. The cone of experience. Classic writings on instructional technology. 1996:169-80.

Budiharto. Pengantar Ilmu Perilaku Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan Gigi. Jakarta: EGC; 2008.

Tedjasaputra MS. Bermain, mainan dan permainan. Jakarta: Grasindo; 2001.

Sudjana N. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Bayu Algensindo Offset; 2007.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 0
PDF Downloads : 0