ORIGINAL ARTICLE

The effect of red guava juice (Psidium guajava Linn.) in decreasing uric acid and creatinine levels of white mice (Mus musculus) with hyperuricemia

F. W. Aprillinda , D. Paramasari, W. Brian

F. W. Aprillinda
Universitas Sebelas Maret. Email: aprillindafw@gmail.com

D. Paramasari
Universitas Sebelas Maret

W. Brian
Universitas Sebelas Maret
Online First: August 08, 2018 | Cite this Article
Aprillinda, F., Paramasari, D., Brian, W. 2018. The effect of red guava juice (Psidium guajava Linn.) in decreasing uric acid and creatinine levels of white mice (Mus musculus) with hyperuricemia. Bali Medical Journal 7(2). DOI:10.15562/bmj.v7i2.878


Latar Belakang: Asam urat adalah produk akhir metabolisme purin pada manusia. Peningkatan produksi asam urat atau penurunan ekskresi asam urat di ginjal dapat mempengaruhi kenaikan kadar kreatinin darah. Jambu biji merah (Psidium Guajava Linn.) merupakan buah tinggi kandungan vitamin C, polifenol, flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Secara empiris jambu biji merah digunakan sebagai obat berbagai penyakit salah satunya hiperurisemia.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah (psidium guajava linn.) terhadap kadar asam urat dan kreatinin darah mencit putih (mus musculus) model hiperurisemia.

Metode: Penelitian ini berjenis true experimental dengan rancangan pre test dan post test control group design. Sampel penelitian sebanyak 48 ekor mencit putih jantan galur Balb/c usia 2 bulan. Pengelompokan di bagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok KN hanya diberi pakan standar, kelompok KP diinduksi potasium oxonate dan diberi pakan standar, kelompok P1 diinduksi potasium oxonate, diberi pakan standar dan obat allopurinol 0,26 mg/Kg BB mencit/hari, kelompok perlakuan (P2,P3,P4) diinduksi potasium oxonate, diberi pakan standar dan jus jambu biji merah dosis 5 mg/Kg BB mencit/hari, 10 mg/Kg BB mencit/hari, 20 mg/Kg BB mencit/hari. Kadar asam urat darah mencit diukur dengan metode enzimatik dengan menggunakan reagen uric acid FS TBHBA dan Kadar kreatinin darah mencit diukur dengan metode jaffe dengan menggunakan reagen Creatinine FS. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan perbedaan bermakna bila nilai p < 0,05.

Hasil: Berdasarkan analisis statistik jus jambu biji merah dosis 5 ml/Kg BB mencit/hari, dosis 10 ml/Kg BB mencit/hari dan dosis 20 ml/Kg BB mencit/hari dapat menurunkan kadar asam urat dan kadar kreatinin secara bermakna (p < 0,05). Penurunan kadar asam urat dan kreatinin terbaik dengan jus jambu biji merah dosis 20 ml/Kg BB mencit/hari dengan hasil penurunan signifikansi kadar asam urat (6,71±0,47) dan penurunan signifikansi kadar kreatinin (2,12±0,14).

Kesimpulan: Pemberian jus jambu biji merah dapat menurunkan kadar asam urat dan kreatinin darah mencit. Dosis jus jambu biji merah 20 ml/Kg BB mencit/hari paling efektif dalam menurunkan kadar asam urat dan kreatinin darah mencit putih (mus musculus) model hiperurisemia.

No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 0
PDF Downloads : 0